Saturday, 9 April 2016

Manfaat serai / sereh untuk mengusir nyamuk

Oleh Junaedy Ganie


Nyamuk memang merupakan suatu jenis makhluk yang sering mengganggu kenyamanan dan menimbulkan gangguan kesehatan, bahkan membawa virus demam berdarah (DB) yang berbahaya. Di negara-negara beriklim tropis, nyamuk dapat berada di mana saja kecuali mungkin di lantai tinggi gedung-gedung bertingkat. Mereka berada di rumah tinggal dan di pekarangan atau taman-taman dan hutan belukar atau di kantor. Mereka meninggalkan bekas gigitan yang perih dan pada kulit yang sensitive dapat menimbulkan bengkak-bengkak kecil.  Yang membahayakan tentunya adalah nyamuk yang membawa virus deman berdarah yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Entah bagaimana cara yang efektif dan aman untuk mengatasi bahaya nyamuk di tempat umum. Tetapi kita dapat mengatasi minimum mengurangi ancaman dan gangguan nyamuk yang berada dalam ruangan terutama pada tempat tinggal. Sampai sekitar 2 tahun yang lalu, saya sekeluarga sering terganggu dengan kehadiran nyamuk di kediaman kami, baik di ruang duduk maupun di kamar tidur. Acara menonton program TV yang bagus dapat terganggu karena desingan dan serangan nyamuk yang tak henti. Sampai suatu hari saya menghadiri suatu acara pembukaan pesantren yang mendalami bidang pendidikan dan pelatihan usaha perkebunan dan peternakan milik seorang rekan di daerah Jonggol, Jawa Barat. Salah satu pengalaman yang dipetik dari forum tersebut adalah pengalaman mereka berhasil mengurangi gangguan dari nyamuk dengan serai. Informasi yang mengesankan dan bermanfaat tersebut langsung saya praktikan di rumah dan berhasil degan baik. Sejak itu dalam berbagai forum saya juga mencoba berbagi tentang bagaimana serai dapat mengatasi gangguan atau mengusir nyamuk.

Yang saya lakukan adalah memotong semua bagian dari batang serai atau sereh dari pangkal sampai ke ujung dalam potongan-potongan kecil dan menyimpannya dalam mangkok-mangkok kecil. Mangkok serai tersebut lalu diletakan pada berbagai bagian di dalam rumah baik di tengah, di sudut, di bawah meja. Alhamdulillah, gangguan nyamuk di kediaman kami berkurang atau dapat dikatakan menghilang. Suatu cara yang aman bagi kesehatan dibanding dengan pemakaian zat yang mengandung kimia. Manfaatnya dapat bertahan berminggu-minggu bahkan bulanan tanpa harus diganti sampai setelah diaduk-aduk pun ternyata nyamuk masih berterbangan berarti sudah waktunya mengganti dengan potongan-potongan serai yang baru.

Dalam suatu acara RT lingkungan kami sewaktu saya berbagi tentang informasi tersebut, saya pernah di protes oleh seorang tetangga yang mengatakan sudah pernah mencoba karena telah mendengar dari kami sebelumnya tetapi katanya tidak berguna. Lalu saya tanyakan berapa banyak yang di pergunakan dan dijawab satu mangkok. Saya mengatakan bahwa kebutuhan jumlah mangkok berisi potongan-potongan serai tersebut harus disesuaikan dengan luas ruangan karena daya jangkau aromanya tentu terbatas pula.

Beberapa kali terjadi desingan nyamuk tetap mengganggu ketika kami telah berada di tempat tidur. Dalam keputusasaan karena merasa kok nyamuk datang lagi padahal sduah waktunya tidur, saya mengambil potongan-potongan serai dari dalam mangkok dan menebarkannya di tempat tidur dan ternyata berhasil ! Keseokan harinya saya memunguti dan mengembalikan potongan-potongan serai yang berserakan di tempat tidur ke dalam mangkok. Belum lama ini, sewaktu melakukan meditasi di taman terbuka saya juga diganggu oleh serangan nyamuk yang bertubi-tubi. Setelah beberapa hari baru ingat mengapa tidak bersenjatakan serai ketika saya melakukan meditasi di taman lagi? Setelah itu saya membawa mangkok serai dan menaburkannya di matras di sekeliling saya dan bahkan di bagian-bagian tubuh saya dan saya menjadi aman dari gangguan nyamuk. Mudah-mudahan bukan karena sedang berkonsentrasi sehingga tidak terasa kalau nyamuk masih berseleweran di sekeliling saya.

Selamat mencoba dan bagi yang ingin menanam serai di pekarangan, bibit nya mudah diperoleh dan termasuk jenis yang mudah tumbuh dan berkembang dan dapat menajdi hiasan pekarangan yang menarik. Dengan hanya mengetahui bahwa serai merupakan elemen pokok di dapur, saya sudah dari dulu menanam beberapa rumpun karena melihat serai tumbuh sebagai tanaman hias yag menarik di sebuah lapangan golf di Bali.  

Jakarta, Sabtu pagi, 9 April 2016




No comments:

Post a Comment